Kabar tentang hengkangnya boaz salosa dari timnas dan lebih memilih keluarga mungkin cerita basi yang berulang ulang, cerita boaz tidak mengikuti latihan, dan khabar seolah ingin di istimewakan dibanding pemain lain sudah menjadi cerita rutin disetiap latihan timnas untuk menghadapi pertandingan internasional. dan cerita ini kini berlanjut sekarang.
Sebenarnya jika boaz, ian kebez atau bahkan okto yang tidak mau membela timnas indonesia, kami suporter timnas tidak masalah, permainan mereka pun tak beda jauh dengan pemain pemain lain yang dimiliki timnas, buat apa kami memaksakan pemain yang tak mau bermain untuk timnas, kami suporter akan lebih bangga melihat timnas kalah dengan tangisan dan penyesalan pemain karena tak mampu memberikan kemenangan untuk timnas. daripada kami mendapatkan kemenangan tapi kami harus merengek untuk mendapatkan dukungan dari pemain yang tidak mau membela timnas.
Suporter indonesia sekarang semakin dewasa, dan semakin maju pola pikirnya, tak lagi bermental tarkam yang jika kalah harus tawuran dan berdarah darah, kedewasaan suporter layaknya di ikuti dengan kedewasaan pemain yang memberikan yang terbaik buat tim, bukan bermental tarkam yang tak mau mengikuti aturan yang ada dalam sepakbola timnas.
Tak ada boaz kami suporter tidak peduli, masih banyak pemain yang bisa diandalkan dan masih banyak pemain bola yang berharap menjadi warga negara indonesia yang melebihi skil boaz dan kawan kawan. ingat, kita sudah melewati banyak pertandingan internasional tanpa boaz dkk. dan itu tidak menyurutkan semangat permainan timnas indonesia. Bravo indonesia, bravo tanah airku dan bravo sepakbola indonesia.


